SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibadah
Beranda » Berita » Khutbah Idul Adha “Idul Adha dan Tangisan Palestina: Ujian Persaudaraan Umat Islam”

Khutbah Idul Adha “Idul Adha dan Tangisan Palestina: Ujian Persaudaraan Umat Islam”

Khutbah Idul Adha “Idul Adha dan Tangisan Palestina: Ujian Persaudaraan Umat Islam”
Khutbah Idul Adha “Idul Adha dan Tangisan Palestina: Ujian Persaudaraan Umat Islam”

 

SURAU.CO – Khutbah Pertama: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِلْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَجَعَلَ يَوْمَ الْأَضْحَى يَوْمًا لِلتَّضْحِيَةِ وَالْإِحْسَانِ، نَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَنَشْكُرُهُ عَلَى جَمِيْعِ نِعَمِهِ وَآلَائِهِ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Kurban Negara, APBN, dan Makna Pengorbanan

Saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada seluruh jamaah sekalian, marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benarnya takwa. Sebab hanya dengan takwa, manusia akan selamat di dunia dan akhirat.

Hari ini kita merayakan Idul Adha, hari pengorbanan, hari kepasrahan, dan hari cinta kepada Allah. Kita mengenang keteguhan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan kesabaran Nabi Ismail ‘alaihissalam dalam menjalankan perintah Allah.

Namun di tengah gema takbir yang menggema di seluruh penjuru dunia, ada saudara-saudara kita di Palestina yang merayakan Idul Adha dalam tangis, ketakutan, dan penderitaan. Ketika kita menikmati hidangan kurban bersama keluarga, ribuan anak-anak Palestina justru kehilangan ayah, ibu, rumah, bahkan masa depan mereka.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلّٰهِ
“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan karena Allah.” (QS. An-Nisa: 135)

Hikmah “Makna Hari Tarwiyah dari Jasmani, Ruhani, dan Teknologi”

Jamaah Idul Adha yang dimuliakan Allah

Palestina bukan sekadar isu politik. Palestina adalah persoalan kemanusiaan, persoalan akidah, dan persoalan persaudaraan umat Islam. Di tanah yang diberkahi itu terdapat Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama kaum muslimin dan tempat Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam kasih sayang dan kepedulian mereka bagaikan satu tubuh.” (HR. Muslim)

Ketika Palestina terluka, sejatinya umat Islam seluruh dunia ikut terluka. Ketika anak-anak Gaza menangis kelaparan, sesungguhnya nurani umat Islam sedang diuji.

Idul Adha mengajarkan bahwa pengorbanan bukan hanya menyembelih hewan kurban. Pengorbanan juga berarti menyisihkan harta, tenaga, doa, dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara kita yang tertindas.

KHUTBAH IDUL ADHA “Keutamaan dan Hikmah Berkurban dalam Kehidupan Seorang Mukmin”

Hari ini dunia menyaksikan bagaimana rumah-rumah dihancurkan, rumah sakit dibombardir, dan anak-anak menjadi korban kebiadaban perang. Tetapi di tengah penderitaan itu, rakyat Palestina tetap menjaga iman mereka. Mereka tetap bertakbir meski di bawah reruntuhan. Mereka tetap bersujud meski suara bom mengguncang bumi.

Inilah pelajaran besar bagi kita: jangan sampai kita kalah iman dibanding mereka yang hidup dalam penderitaan.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Ada tiga hal yang harus kita lakukan untuk Palestina:

Pertama, memperkuat doa. Jangan pernah meremehkan doa orang beriman. Doa adalah senjata kaum mukmin.

Kedua, membantu dengan harta dan kepedulian. Sisihkan sebagian rezeki kita untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina melalui lembaga-lembaga terpercaya.

Ketiga, menjaga persatuan umat Islam. Musuh-musuh Islam senang melihat umat Islam terpecah belah. Karena itu, ukhuwah Islamiyah harus terus diperkuat.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10)

Semoga Idul Adha tahun ini menjadikan kita umat yang lebih peduli, lebih berani membela kebenaran, dan lebih mencintai saudara-saudara sesama muslim.

أَقُوْلُ قَوْلِي هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

 

Khutbah Kedua

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Marilah kita jadikan Idul Adha ini sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat kepedulian sosial. Jangan sampai hati kita menjadi keras terhadap penderitaan saudara sendiri.

Ingatlah, kemuliaan umat Islam tidak akan kembali kecuali dengan iman, persatuan, ilmu, dan kepedulian terhadap sesama.

Mari kita doakan saudara-saudara kita di Palestina.

اَللّٰهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا فِيْ فِلَسْطِيْنَ، اَللّٰهُمَّ احْفَظْهُمْ مِنْ كُلِّ سُوْءٍ، اَللّٰهُمَّ ارْحَمْ شُهَدَاءَهُمْ، وَاشْفِ جَرْحَاهُمْ، وَأَطْعِمْ جَائِعَهُمْ، وَآمِنْ خَائِفَهُمْ.

اَللّٰهُمَّ وَحِّدْ صُفُوْفَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، وَاجْعَلْ بِلَادَنَا آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ. (Penulis: Tengku Iskandar, M.Pd-Duta Literasi Sumatera Barat)


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.