SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik
Beranda Β» Berita Β» Yassierli Resmikan Cris Kuntadi sebagai Sekretaris Jenderal Kemnaker

Yassierli Resmikan Cris Kuntadi sebagai Sekretaris Jenderal Kemnaker

Cris Kuntadi Sekjen Kemnaker
Cris Kuntadi Sekjen Kemnaker

Cris Kuntadi Resmi Jabat Sekjen Kemnaker, Gantikan Aris Wahyudi

Surau.co – Jakarta. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memasuki fase baru dengan pelantikan Cris Kuntadi sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang baru. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, secara resmi melantik Cris pada Jumat, 16 Mei 2025, dalam sebuah upacara khidmat di Ruang Tridarma, Jakarta.

Cris menggantikan Aris Wahyudi, yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Plt Sekjen. Dalam prosesi pelantikan, Cris langsung menandatangani tiga dokumen penting: kontrak kerja, pakta integritas, dan berita acara serah terima jabatan.

Menteri Yassierli menegaskan bahwa jabatan tersebut bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah besar untuk bangsa. Ia percaya bahwa Cris mampu mengemban tanggung jawab ini dengan sepenuh hati.

β€œJabatan ini bukan hadiah. Ini adalah kepercayaan untuk mengabdi sepenuhnya kepada rakyat,” ujar Yassierli.

Proses pengangkatan Cris tidak instan. Ia melalui tahapan uji kompetensi yang ketat, sesuai dengan regulasi dari Peraturan Menpan RB yang sudah diberlakukan sejak 15 tahun lalu dan diperkuat kembali pada tahun 2024 demi mempercepat pengisian jabatan ASN.

Refleksi 92 Tahun GP Ansor di Tengah Fenomena “Kader Naturalisasi”

Menyuntikkan Kecepatan dalam Birokrasi yang Lambat

Dalam sambutannya, Yassierli menggambarkan betapa pentingnya reformasi birokrasi yang cepat dan efisien. Ia menganalogikan birokrasi lama seperti mobil tua yang sulit bergerak. β€œKita ingin birokrasi ini jadi Ferrari cepat, tangkas, dan gesit,” ujarnya penuh semangat.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya membangun budaya kerja yang kolaboratif dan melenyapkan ego sektoral. Menurut Yassierli, jabatan tak boleh hanya jadi simbol kekuasaan, tetapi harus menjadi alat nyata untuk melayani publik.

β€œNegara memberi jabatan agar kita melayani, bukan menikmati kemewahan,” tegasnya. Seruan ini menandai upaya serius Kemnaker dalam melakukan perombakan internal menuju pelayanan publik yang lebih baik.

Sosok Cris Kuntadi: Akademisi Multitalenta dengan Gelar Berjajar

Cris Kuntadi bukan tokoh sembarangan. Pria kelahiran Banyumas, 24 Juni 1969, ini dikenal luas sebagai akademisi dan birokrat senior dengan deretan gelar yang panjangβ€”begitu panjang, hingga netizen menjulukinya β€œProfesor Seribu Gelar”.

Gelar akademisnya antara lain: Prof. Dr. Cris Kuntadi, SE, MM, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, CIPSAS, CFRA, ACPA, CHRM, CH, CHt., PIA, QRGP, CRP, Ak.

Ketika Jabatan Berakhir, Dedikasi yang Bicara

Ia memulai pendidikannya di D3 Akuntansi STAN (1991), lalu meraih S1 Akuntansi dari Universitas Indonesia (1996). Selanjutnya, ia melanjutkan S2 Manajemen di UGM dan Erasmus Universiteit Rotterdam (2000), dan menyelesaikan S3 Administrasi Bisnis di Universitas Brawijaya pada 2009.

Jejak Panjang di Dunia Birokrasi dan Kelembagaan

Karier birokrasi Cris Kuntadi telah dimulai sejak era Orde Baru. Sejak 2001, ia aktif sebagai Widyaiswara Ahli Utama. Ia juga pernah menjabat Staf Ahli Menteri Perhubungan selama hampir dua dekade, dari 1997 hingga 2021.

Di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Cris pernah dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis seperti Inspektur Jenderal (2015–2017), Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah (2014–2015), hingga Kepala Pusdiklat BPK (2011–2014). Bahkan, ia juga pernah memimpin Humas BPK pada 2007–2008.

Pengalamannya yang menyebar lintas instansi menjadikan Cris paham betul bagaimana mengelola sistem birokrasi di berbagai sektor pemerintahan.

Harapan Baru: Etos Kerja Tinggi dan Pelayanan Publik Berkualitas

Menteri Yassierli menaruh harapan besar pada kepemimpinan Cris Kuntadi. Ia ingin Sekjen baru ini tidak hanya menjadi simbol, tapi juga motor penggerak transformasi birokrasi.

Pilkada oleh DPRD: Antara Efisiensi Anggaran dan Ancaman Kedaulatan Rakyat

β€œBerikan contoh. Lahirkan inovasi. Ciptakan kebijakan yang bermanfaat langsung untuk rakyat,” ujarnya menutup sambutan.

Dengan pengalaman segudang, latar pendidikan yang impresif, serta dukungan penuh dari pimpinan kementerian, Cris Kuntadi kini diharapkan mampu menyulap birokrasi yang lamban menjadi institusi modern yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel Populer

01

3 Doa Berbahasa Jawa: Mudah Rezeki, Keamanan Diri, dan Fasih Ceramah

02

Tiga Manfaat Dosa

03

Berhutang: Antara Kebutuhan dan Gaya Hidup yang Tercela

04

Menempatkan Kedudukan Akal Dalam Islam: Antara Otoritas Wahyu dan Rasionalitas Manusia

05

Abdurrahman bin Abu Bakar Ash-Shiddiq : Anak Abu Bakar yang Terakhir Masuk Islam

06

Juz Amma: Kumpulan Surat Pendek Al-Quran (Juz 30)

Artikel Terbaru