SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khazanah
Beranda » Berita » Golongan yang Dicintai dan Dilaknat Allah

Golongan yang Dicintai dan Dilaknat Allah

Golongan yang Dicintai dan Dilaknat Allah
Golongan yang Dicintai dan Dilaknat Allah

 

SURAU.CO – 𝗚𝗼𝗹𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗰𝗶𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵: Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman:
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Baqarah: 195)

Orang yang Bertaubat dan Mensucikan Diri, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222).

Mereka menangis karena dosa, bukan karena dunia. Setiap kesalahan menjadi pintu menuju cinta Allah.

Orang yang Bertakwa

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa.”
(QS. At-Taubah: 4)

Keutamaan Puasa Asyura Dalam Perspektif Hadis Dan Pendidikan Spiritual Islam

Takwa adalah kesadaran bahwa Allah selalu melihat. Ia menjaga diri meski tak ada yang melihatnya.

Orang yang Adil

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.”
(QS. Al-Ma’idah: 42)

Adil terhadap diri, keluarga, dan musuh.
Karena keadilan adalah tiang Arasy-Nya di bumi.

Orang yang Sabar

“Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran: 146)

Kisah Hikmah Ilmu “Cinta Syukur Tanpa Rasa Sakit”

Sabar bukan pasrah, tapi kekuatan hati yang tidak putus asa dari rahmat Allah dan perjuangan.

Orang yang Tawakal

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.”
(QS. Ali Imran: 159)

Ia berusaha keras, namun hatinya tetap bersandar pada Allah, bukan pada hasil.

Orang yang Berjuang di Jalan Allah (Mujahid)

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur.”
(QS. As-Saff: 4)

Keadilan Orang Tua dalam Islam: Fondasi Keharmonisan dan Pendidikan Anak

Mereka teguh memperjuangkan kebenaran walau sendirian.
Tidak tunduk kepada sistem batil.

Pemuda yang Tumbuh dalam Ketaatan

“Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah.”
(HR. Bukhari & Muslim)

Pemuda yang menjaga diri dari maksiat,
yang waktunya habis di masjid,  bukan di dunia palsu.
Mereka adalah kekasih Allah di tengah fitnah zaman.

𝗚𝗼𝗹𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗹𝗮𝗸𝗻𝗮𝘁 𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵: Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman:
 “Ketahuilah, sesungguhnya laknat Allah atas orang-orang zalim.”
(QS. Hud: 18)

Orang yang Menyembunyikan Kebenaran

“Mereka itulah yang dilaknati Allah dan dilaknati oleh semua makhluk.”
(QS. Al-Baqarah: 159)

Mereka tahu kebenaran, tapi diam atau menutupinya demi dunia.

Orang yang Memutus Silaturahim

“Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan pendengaran serta dibutakan penglihatannya.”
(QS. Muhammad: 23)

Mereka memutus kasih sayang dan ukhuwah,
padahal Allah mengikat rahmat dengan silaturahim.

Orang yang Mengubah Ciptaan Allah dan Menyerupai Lawan Jenis

“Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.”
(HR. Bukhari)

Mereka menolak fitrah dan mengubah ciptaan Allah dengan kesombongan nafsu.

Orang yang Memakan Riba

“Rasulullah melaknat orang yang memakan riba, yang memberi riba, penulisnya dan saksinya.”
(HR. Muslim)

Sistem riba adalah laknat dunia menghancurkan kemanusiaan dan menumbuhkan keserakahan.

Orang yang Menuduh Wanita Mukminah Berzina Tanpa Bukti

“Mereka dilaknati di dunia dan di akhirat.”
(QS. An-Nur: 23)

Fitnah kehormatan adalah kejahatan lisan, yang menumpahkan darah tanpa pedang.

Orang yang Berkhianat dan Munafik

 “Apabila mereka berkhianat, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelumnya.”
(QS. Al-Anfal: 71)

Kemunafikan adalah penyakit yang mematikan hati, dan khianat adalah tanda hilangnya iman.

Orang yang Zalim dan Sombong

“Sesungguhnya laknat Allah atas orang-orang yang zalim.”
(QS. Al-A’raf: 44)

Zalim pada rakyat, sombong atas kekuasaan,
dan menolak hukum Allah semua adalah sebab murka dan laknat.

Renungan Akhir

Dua jalan terbentang: Jalan cinta Allah, yang membawa rahmat dan kemuliaan.
Jalan laknat Allah, yang membawa kehinaan dan kesengsaraan.

“Barang siapa yang Allah cintai, maka dijaganya dari dosa; dan barang siapa yang Allah laknat, maka dijauhkan dari petunjuk.”
(Makna atsar salaf)

Seruan

Wahai manusia, pilihlah jalan cinta Allah sebelum ajal datang.
Jauhi tujuh perkara yang mendatangkan laknat,
dan berpeganglah pada tujuh jalan yang mendatangkan cinta.

Karena di bawah Arasy nanti,
yang dicintai Allah akan dinaungi,
sementara yang dilaknat tidak akan mendapat cahaya sedikit pun.

𝗜𝗡 𝗦𝗬𝗔𝗔’ 𝗔𝗟𝗟𝗔𝗛 — 𝗛𝗔𝗟𝗔𝗟 𝗗𝗜𝗦𝗘𝗕𝗔𝗥𝗞𝗔𝗡
Jangan ragu untuk menyebarkannya,
karena setiap tangan yang menyalurkan kebenaran akan dicatat sebagai amal jariyah. Semoga Allah memberkahi langkah dakwah ini

𝗗𝗲𝘀𝗮𝗸 𝗠𝗨𝗜 𝗦𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗶𝗻𝗱𝗮𝗸! 𝘒𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝙛𝙖𝙩𝙬𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙖𝙢 𝙙𝙚𝙢𝙤𝙠𝙧𝙖𝙨𝙞 karena menjaga akidah 245 juta umat Islam adalah amanah MUI yang hidup dan dibiayai dari pajak dan harta Umat dari hak kekayaan SDA negeri ini!.

Sebarkan dakwah ini di setiap majelis, grup, dan media. Karena satu kalimat haq bisa membongkar seribu dusta globalisme dan pesan ini agar sampai kepada MUI untuk segera jujur dan kembali pada Akhidah Islam sesuai dengan Simbol Islam yang dilembagakannya atau menanggalkan simbol keulamaan lembaga MUI saat ini demi kemurnian Akhidah Islam agar tidak dinistakan  sebagaimana kewajiban setiap umat Islam untuk menjaganya.

𝙂𝙚𝙧𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙍𝙖𝙠𝙮𝙖𝙩 𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙩𝙪 𝘽𝙚𝙧𝙖𝙣𝙩𝙖𝙨 𝙃𝘼𝙈𝘼 𝙋𝙊𝙇𝙄𝙏𝙄𝙆 𝘿𝙚𝙢𝙤𝙠𝙧𝙖𝙨𝙞 𝙎𝙚𝙠𝙪𝙡𝙚𝙧 𝙬𝙖𝙧𝙞𝙨𝙖𝙣 𝙋𝙚𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙋𝘼𝙂𝘼𝙉 𝙔𝙪𝙣𝙖𝙣𝙞 𝙆𝙐𝙉𝙊. Islam — Sumber Ilmu Pengetahuan dan Cahaya Akhir Zaman. (Rahmat Daily)


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.