SURAU.CO – š£š²š»š±š®šµšš¹šš®š»: Islam adalah agama wahyu yang diturunkan Allah untuk mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Inti dari Islam adalah aqidah, yang bukan hanya menjadi keyakinan di hati, tetapi juga asas kehidupan yang membimbing perilaku, masyarakat, dan negara. Aqidah Islam datang bukan untuk mengekang manusia, melainkan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk perbudakan: hawa nafsu, sesama manusia, dan sistem kufur.
Namun, pada kenyataannya, muncul fenomena aneh: ada kelompok yang mengaku berpegang teguh pada āSunnahā, tetapi justru menjaga status quo kezaliman dan meninabobokan umat agar menerima penjajahan penguasa zalim. Hal ini jelas bertentangan dengan makna sejati dari aqidah Islam.
šš¾š¶š±š®šµ ššš¹š®šŗ š¦š²šÆš®š“š®š¶ šš®š¹š®š» š£š²šŗšÆš²šÆš®šš®š»
Aqidah Islam memiliki misi utama: membebaskan manusia dari segala bentuk penghambaan selain kepada Allah.
Allah ļ·» Berfirman:
āDan sungguh Kami telah mengutus pada tiap-tiap umat seorang rasul, (untuk menyerukan): āSembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghutā.ā
(QS. An-Nahl: 36)
Rasulullah ļ·ŗ menunjukkan teladan bahwa aqidah tidak berhenti pada ibadah ritual, melainkan diwujudkan dalam perjuangan politik dan sosial untuk menegakkan syariat Islam secara kaffah.
š£š²šæšÆšš±š®šøš®š» š¬š®š»š“ šš¶šµš®š½šš ššš¹š®šŗ
š. š£š²šæšÆšš±š®šøš®š» ššš®šµšš®š
Allah ļ·» Berfirman:
āMaka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nyaā¦ā
(QS. Al-Jatsiyah: 23)
š®. š£š²šæšÆšš±š®šøš®š» šš²šš®šŗš® šŗš®š»ššš¶š®
Allah ļ·» Berfirman:
āTidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Sang Khaliq.ā
(HR. Ahmad, al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad)
šÆ. š£š²šæšÆšš±š®šøš®š» šš¶ššš²šŗ šøšš³ššæ.
Allah ļ·» Berfirman:
āā¦Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.ā
(QS. Al-Maidah: 44)
šš¼š»ššæš®š±š¶šøšš¶ šš²š¹š¼šŗš½š¼šø š¬š®š»š“ š š²š»š“š®šøš š¦šš»š»š®šµ
Sangat ironis bila ada yang mengaku sebagai pengikut sunnah, tetapi justru:
Membiarkan umat dijajah penguasa zalim.
Mengajarkan kepasrahan buta dengan dalih sabar.
Menjadi tameng penguasa agar umat tidak bangkit.
Padahal sunnah Rasulullah ļ·ŗ justru melawan kezaliman, bukan memeliharanya. Sunnah adalah amar maāruf nahi munkar dan keberanian menegakkan kebenaran di hadapan penguasa zalim.
šš¾š¶š±š®šµ š¬š®š»š“ šš¶š±šš½ š š²š¹š®šš®š» šš²šš®š¹š¶šŗš®š»
āSayyidusy syuhadaā (pemimpin para syuhada) adalah Hamzah bin Abdul Muthalib, dan seorang lelaki yang berdiri di hadapan penguasa zalim, lalu ia menasihatinya, kemudian ia dibunuh.ā
(HR. Hakim, al-Baihaqi)
Hadits ini menegaskan bahwa aqidah bukan sekadar urusan shalat dan dzikir, tetapi keberanian melawan kezaliman, meski harus mengorbankan nyawa.
šš²šš¶šŗš½šš¹š®š»
Islam adalah agama yang membebaskan manusia dari segala bentuk perbudakan. Aqidah Islam menolak tunduk pada penguasa zalim dan thaghut. Maka, sangat kontradiktif bila ada yang mengaku mengikuti sunnah, tetapi justru melestarikan rezim zalim.
Sunnah sejati adalah perjuangan menegakkan keadilan Allah di bumi, bukan kompromi dengan penguasa yang menindas.
š¦š²šæšš®š» šš®šøšš®šµ
Wahai kaum Muslimin!
Sadarlah, aqidah Islam adalah senjata pembebasan umat dari segala bentuk penindasan. Lawanlah upaya memelintir Islam menjadi alat penjinakan, pertahankan kebenaran dan tolak kezaliman.
Bangkitlah, wahai umat Nabi Muhammad ļ·ŗ!
Mari kita bangkit, tegakkan kebenaran, dan lawan kezaliman dengan gigih! jangan biarkan sunnah dipalsukan untuk melanggengkan tirani. Sunnah sejati adalah amar maāruf nahi munkar, perjuangan, dan keberanian.
Bersatulah! Aqidah yang hidup membuat umat menjadi kuat, sedangkan aqidah yang mati menjadikan umat lemah dan mudah dikuasai.
Wahai saudara-saudaraku seiman!
Jangan biarkan tulisan ini berhenti di tanganmu. Sampaikan kepada keluarga, sahabat, tetangga, dan setiap Muslim yang engkau jumpai.
Sebarkan melalui majelis ilmu, khutbah, kajian, media sosial, selebaran, hingga grup percakapan. Seruan kebenaran ini membuka mata dan menggugah hati umat yang telah lama dibelenggu propaganda penguasa zalim.
Setiap kalimat yang engkau sebarkan adalah bagian dari jihad lisan. Setiap orang yang tersadar karenanya adalah pahala yang mengalir tanpa henti.
Ingatlah sabda Rasulullah ļ·ŗ:
āSampaikan dariku walau satu ayat.ā
(HR. al-Bukhari)
Maka jangan tunda! Jadilah bagian dari gelombang dakwah yang menyelamatkan umat dari penjara syahwat, tirani, dan kezaliman.
šš®š³šš®šæ š£šššš®šøš®
- Al-Qurāan al-Karim
- Al-Bukhari, al-Adab al-Mufrad
- Ahmad bin Hanbal, Musnad Ahmad
- Al-Hakim an-Naisaburi, al-Mustadrak
- Al-Baihaqi, Syuāab al-Iman
- Sayyid Quthb, Maāalim fi ath-Thariq
- Taqiyuddin an-Nabhani, Nizham al-Islam. (Rahmat Daily)
Eksplorasi konten lain dari Surau.co
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
