Oleh: Al-Habib Prof.Dr.KH.R. Shohibul Faroji Al-Azhmatkhan Al-Husaini.SAg.,BN.,MA.,MN.,PhD.
Berikut beberapa resep ala Nabi Muhammad untuk mengatasi mual dan masuk angin:
RESEP 1: KAYU MANIS DAN JAHE
– Bahan: kayu manis bubuk atau batang, jahe, cengkeh, kapulaga, dan madu
– Cara membuat: rebus semua bahan hingga keluar aromanya, diamkan hingga hangat, saring, dan tambahkan madu
– Konsumsi: 1-2 kali sehari sebelum makan
RESEP 2: MADU DAN GARAM
– Bahan: madu dan garam nonrafinasi
– Cara membuat: seduh keduanya dengan air hangat
– Konsumsi: setelah diseduh, ramuan siap diminum
RESEP 3: JERUK NIPIS DAN MADU
– Bahan: jeruk nipis, air hangat, madu, dan garam nonrafinasi
– Cara membuat: campurkan semua bahan dalam botol, kocok hingga tercampur rata
– Konsumsi: sebelum berkendara untuk mencegah mual dan pusing akibat mabuk perjalanan
RESEP 4 : DOA
Ψ¨ΩΨ³ΩΩ Ω Ψ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ¨ΩΩΨ±Ω Ψ£ΩΨΉΩΩΨ°Ω Ψ¨ΩΨ§ΩΩΩΩΩΩ Ψ§ΩΩΨΉΩΨΈΩΩΩ Ω Ω ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ±ΩΩ ΩΩΩΩΩ ΨΉΩΨ±ΩΩΩ ΩΩΨΉΩΩΨ§Ψ±Ω ΩΩΩ ΩΩΩ Ψ΄ΩΨ±ΩΩ ΨΩΨ±ΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΨ§Ψ±Ω
BismillΔhil kabΔ«ri, aβΕ«dzu billΔhil βazhΔ«mi min syarri kulli βirqin naβΔrin wa min syarri harrin nΔri.
Artinya : “Dengan nama Allah yang maha besar. Aku berlindung kepada Allah yang maha agung dari luka yang mengeluarkan darah dan dari keburukan panas neraka”. (Kitab Ibnu Sunni dari Sahabat Ibnu Abbas RA sebagaimana dikutif berikut ini oleh Imam An-Nawawi).
Ψ±ΩΩΩΨ§ ΩΩ ΩΨͺΨ§Ψ¨ Ψ§Ψ¨Ω Ψ§ΩΨ³ΩΩ ΨΉΩ Ψ§Ψ¨Ω ΨΉΨ¨Ψ§Ψ³ Ψ±ΨΆΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ Ψ§Ψ Ψ£Ω Ψ±Ψ³ΩΩ Ψ§ΩΩΩ Ψ΅ΩΩ Ψ§ΩΩΩ ΨΉΩΩΩ ΩΨ³ΩΩ ΩΨ§Ω ΩΨΉΩΩ ΩΩ Ω Ω Ψ§ΩΨ£ΩΨ¬Ψ§ΨΉ ΩΩΩΨ§Ψ ΩΩ Ω Ψ§ΩΨΩ Ω Ψ£Ω ΩΩΩΩ Ψ¨Ψ³Ω Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ¨ΩΨ±Ψ ΩΨΉΩΨ° Ψ¨Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΨΉΨΈΩΩ Ω Ω Ψ΄Ψ± ΨΉΨ±Ω ΩΨΉΨ§Ψ± ΩΩ Ω Ψ΄Ψ± ΨΨ± Ψ§ΩΩΨ§Ψ±
Artinya : “Diriwayatkan kepada kami di kitab Ibnu Sunni dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah mengajari mereka terkait (penyembuhan) segala penyakit, dari demam dengan membaca βBismillΔhil kabΔ«ri, aβΕ«dzu billΔhil βazhΔ«mi min syarri kulli βirqin naβΔrin wa min syarri harrin nΔriβ”. (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 116).
Imam An-Nawawi menganjurkan orang-orang yang sedang mengalami penyakit ringan itu membaca Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas untuk kemudian ditiupkan pada kedua tangan, lalu diusapkan pada semua bagian tubuh, khususnya organ tubuh yang sakit.
ΩΩΩΨ¨ΨΊΩ Ψ£Ω ΩΩΨ±Ψ£ ΨΉΩΩ ΩΩΨ³Ω Ψ§ΩΩΨ§ΨͺΨΨ©Ψ ΩΩΩ ΩΩ Ψ§ΩΩΩ Ψ£ΨΨ―Ψ ΩΨ§ΩΩ ΨΉΩΨ°ΨͺΩΩ ΩΩΩΩΨ« ΩΩ ΩΨ―ΩΩ ΩΩ Ψ§ Ψ³Ψ¨Ω Ψ¨ΩΨ§ΩΩ ΩΨ£Ω ΩΨ―ΨΉΩ Ψ¨Ψ―ΨΉΨ§Ψ‘ Ψ§ΩΩΨ±Ψ¨ Ψ§ΩΨ°Ω ΩΨ―Ω ΩΨ§Ω
Artinya: “Seseorang yang sedang sakit juga seyogianya membaca Surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas untuk dirinya serta meniup kedua tangannya sebagaimana penjelasan telah lalu dan membaca doa kurab (kesulitan) sebagaimana kami telah sebutkan”. (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 116).
REFERENSI:
1. Kitab Al-Qur’an
2. Kitab Shahih Bukhari, karya Imam Bukhari.
3. Kitab Shahih Muslim, karya Imam Muslim.
4. Kitab Al-Adzkar, karya Imam An-Nawawi.
5. Kitab Tafsir Al-Qur’an, karya Ibnu Katsir.
6. Kitab Al-Qanun Fi Al-Thib, karya Ibnu Sina.
7. Kitab Al-Thib Al-Nabawi, karya Ibnu Al-Qayyim Al-Jawziyah.
8. Buku Resep Sehat JSR 200 Resep Menyehatkan, karya dr. Zaidul Akbar.
Eksplorasi konten lain dari Surau.co
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
