Kalam
Beranda » Berita » Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Isra Miraj dan Hikmahnya bagi Umat Islam

Memahami Ayat-Ayat Al-Qur’an Tentang Isra Miraj dan Hikmahnya bagi Umat Islam

ayat tentang Isra Miraj
ayat tentang Isra Miraj

SURAU.CO – Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu mukjizat terbesar yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW. Perjalanan agung yang terjadi dalam satu malam ini bukan sekadar kisah sejarah, melainkan sebuah pesan mendalam tentang kekuasaan Allah SWT dan derajat kenabian yang mulia. Sebagai umat Muslim, memahami ayat tentang Isra Miraj sangatlah penting untuk memperkuat keimanan dan mengambil pelajaran hidup dari setiap rincian peristiwanya.

Banyak orang yang masih bertanya-tanya, di mana sajakah ayat-ayat yang menjelaskan peristiwa ini? Secara garis besar, Al-Qur’an mengabadikan momen Isra (perjalanan bumi) dan Miraj (perjalanan ke langit) dalam beberapa surat, terutama Surat Al-Isra dan Surat An-Najm. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai dalil-dalil tersebut serta hikmah yang bisa kita petik.

Bukti-bukti dari Al-Quran Mengenai Peristiwa Isra

Perjalanan Isra adalah saat Allah SWT membawa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Haram di Palestina. Peristiwa ini secara eksplisit disebutkan di awal Surah Al-Isra.

1. Surat Al-Isra Ayat 1

Ayat ini merupakan landasan utama yang menjelaskan validitas peristiwa Isra. Allah SWT berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Menghakimi Orang Lain: Mengapa Kita Sering Lupa Koreksi Diri?

Maha Suci Allah, yang telah membawa hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang sekitarnya telah Kami berkati, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra [17]: 1)

Dalam ayat ini, penggunaan kata “Subhana” (Maha Suci) menunjukkan bahwa peristiwa ini adalah sesuatu yang luar biasa dan hanya bisa terjadi karena kehendak Allah. Selain itu, penyebutan kata “Abdun” (hamba) bagi Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa meskipun beliau memiliki kedudukan tertinggi di antara manusia, beliau tetaplah seorang hamba yang sangat taat kepada Rabb-nya.

Bukti dari Al-Quran tentang Peristiwa Mi’raj

Berbeda dengan Surat Al-Isra yang menyebutkan peristiwa Isra, Surat An-Najm menjelaskan secara rinci mengenai Miraj—yaitu perjalanan dari Masjidil Aqsa naik ke langit hingga Sidratul Muntaha.

2. Surat An-Najm, ayat 13-18

Ayat-ayat ini menggambarkan pemandangan yang disaksikan oleh Nabi Muhammad (shalawat dan salam Allah kepadanya) ketika beliau berada di puncak langit tertinggi. Berikut adalah kutipannya:

  • Ayat 13-14: وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ : “Dan sesungguhnya Muhammad melihat Jibril (dalam wujud aslinya) pada waktu lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha.”

    Makna Ikhlas di Era Digital: Tantangan Ketulusan di Dunia Maya

  • Ayat 15: عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى:  “Di dekatnya ada surga tempat tinggal.”

  • Ayat 18: عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ: “Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.”

Melalui ayat ini, Allah SWT menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW benar-benar melihat Malaikat Jibril dalam wujud aslinya di tempat tertinggi. Selain itu, beliau juga diperlihatkan keindahan Surga Al-Ma’wa sebagai bentuk pengagungan baginya dan kabar gembira bagi umatnya.

Hikmah Luar Biasa di Balik Peristiwa Isra dan Miraj

Setiap detik perjalanan malam tersebut yang dikisahkan dalam ayat tentang Isra Miraj menyimpan hikmah yang sangat besar bagi kehidupan kita sekarang. Berdasarkan sumber-sumber khazanah Islam, berikut adalah beberapa hikmah utama yang bisa kita ambil:

1. Perintah Shalat Lima Waktu

Inilah hikmah yang paling mendasar. Perintah shalat bersifat istimewa karena Allah memberikannya langsung kepada Nabi di Sidratul Muntaha, tanpa perantara Malaikat Jibril. Ini menunjukkan betapa pentingnya kedudukan shalat sebagai rukun agama dan sarana komunikasi langsung antara seorang hamba dan Sang Pencipta.

Keutamaan Menghormati Orang yang Lebih Tua: Adab, Dalil, dan Berkahnya dalam Islam

2. Penghiburan bagi Nabi (Amul Huzni)

Isra Miraj terjadi pada periode yang disebut Amul Huzni atau “Tahun Kesedihan”. Saat itu, Nabi baru saja kehilangan dua pendukung utamanya, yaitu sang istri Siti Khadijah dan sang paman Abu Thalib. Allah “mengundang” Nabi ke langit untuk menghibur, memperlihatkan kebesaran-Nya, serta menguatkan mental dakwah beliau.

3. Ujian Iman bagi Manusia

Banyak warga Mekkah tidak percaya karena secara akal perjalanan itu mustahil dilakukan dalam satu malam. Namun, bagi orang beriman seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq, peristiwa ini adalah bukti nyata kekuasaan Allah. Hingga kini, umat Islam menggunakan peristiwa Isra Miraj sebagai tolok ukur keimanan terhadap perkara gaib dalam Al-Qur’an.

4. Menunjukkan Keagungan Nabi Muhammad SAW

Kedudukan Nabi Muhammad sebagai pemimpin seluruh umat manusia (Sayyidul Anbiya) terbukti ketika beliau memimpin salat para nabi terdahulu di Masjid al-Aqsa. Ini merupakan simbol bahwa pesan Islam yang beliau bawa telah menyempurnakan ajaran-ajaran terdahulu.

5. Bukti Keagungan Pengetahuan Allah

Peristiwa Isra Miraj melampaui batas ruang dan waktu yang dikenal manusia. Dalam perspektif sains modern, banyak yang mencoba mengaitkan hal ini dengan konsep relativitas. Namun, bagi umat Islam, hikmah utamanya adalah menyadari bahwa ilmu manusia sangatlah terbatas, sementara ilmu Allah meliputi segala sesuatu yang ada di langit dan bumi.

Mempelajari ayat Isra Miraj membuktikan bahwa peristiwa ini adalah fakta spiritual, bukan sekadar dongeng. Merenungkan hikmahnya, seperti urgensi shalat dan keteguhan iman, akan meningkatkan kualitas ibadah serta ketakwaan kita sehari-hari. Semoga dengan memahami peristiwa agung ini, kita semakin termotivasi untuk menjaga shalat lima waktu dan selalu berprasangka baik atas segala ketetapan Allah SWT dalam hidup kita.


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.