Fiqih Ibadah
Beranda » Berita » Pentingnya Thaharah dalam Islam

Pentingnya Thaharah dalam Islam

bersuci
Ilustrasi

SURAU.CO. Salah satu hal yang penting dalam syariat Islam adalah bab bersuci. Agama Islam sangat menjunjung tinggi kesucian dan kebersihan. Bahkan setiap muslim wajib untuk memahami pengertian thaharah atau bersudi sebelum melaksanakan ibadah ritual. Dalam Islam bersuci tidak sekadar bersih-bersih namun merupakan perintah agama. Adapun proses pembersihan ini mencakup kotoran yang bersifat hissiy atau tampak oleh indera seperti membersihkan najis yang menempel pada pakaian. Namun thaharah juga mencakup pembersihan kotoran ma’nawi yang bersifat abstrak. Hal ini berkaitan dengan pembersihan aib atau cacat nonfisik pada diri seseorang.

Secara istilah thaharah adalah aktivitas yang menjadi syarat sahnya ibadah shalat. Aktivitas ini meliputi berwudhu, mandi wajib, hingga tayamum. Selain itu thaharah juga mencakup kegiatan menghilangkan berbagai macam najis pada badan atau tempat. Para ulama sepakat bahwa thaharah adalah kunci utama dalam beribadah kepada Allah. Tanpa kesucian, seorang hamba tidak mungkin mencapai kesempurnaan dalam ibadahnya. 

Dasar Hukum 

Allah SWT memberikan panduan jelas mengenai kewajiban bersuci bagi setiap mukmin. Perintah ini tertuang secara rinci dalam Al-Quran Surah Al-Maidah ayat 6: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub, maka mandilah, dan jika kamu sakit (sakit yang tidak boleh kena air) atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu (tayamum). Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” Dalam ayat tersebut menegaskan bahwa Allah tidak ingin memberatkan hamba-Nya. Perintah bersuci justru menjadi sarana penyempurnaan nikmat bagi manusia.

Tenang: Ukuran Keberhasilan Seorang Imam dalam Shalat

Selain itu juga pentingnya thaharah ada dalam salah satu hadis Nabi Muhammad SAW bersabda mengenai kesucian air. “Air hukumnya suci, sesuatu apapun tidak dapat menajiskan air tersebut kecuali rasa dan baunya berubah.” (HR. Daruqutni) Oleh karena itu, setiap Muslim harus memastikan air yang mereka gunakan bersifat menyucikan. Air yang suci adalah air yang tetap pada sifat aslinya

Dua Macam Thaharah

Secara garis besar, thaharah terbagi menjadi dua bagian utama. Keduanya harus berjalan beriringan agar seorang Muslim mendapatkan kesucian yang utuh. Pertama, Thaharah Lahiriah atau fisik. Thaharah lahiriah ini berfokus pada pembersihan aspek-aspek yang tampak oleh mata seperti kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal, dan lingkungan sekitar. Maka dari itu kaum msulimin harus memastikan diri bebas dari segala bentuk hadats dan najis. Cara menyucikannya adalah dengan mencuci bagian yang terkena kotoran. Kita harus menghilangkan rasa, bau, dan warnanya hingga benar-benar hilang.

Kedua adalah Thaharah Batiniah atau Jiwa. Thaharah jenis ini memerintahkan umat Islam untuk menyucikan jiwa atau batin. Thaharah batiniah berarti membersihkan hati dari segala kotoran dosa dan penyakit hati. Contoh penyakit hati adalah iri, dengki, takabur, sombong, dan riya. Bagaimana cara membersihkan  seorang muslim harus melakukan taubatan nashuha. Seorang Muslim harus memohon ampunan kepada Allah SWT dengan setulus hati san berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Bentuk Ketaatan

Memahami pengertian thaharah bukan sekadar mengetahui teori pembersihan fisik saja. Thaharah merupakan bentuk ketaatan total seorang hamba kepada penciptanya. Kebersihan lahir yang terjaga harus dibarengi dengan kesucian batin yang murni. Dengan menjaga kesucian, kita dapat meraih ridha Allah dalam setiap langkah ibadah kita.

 

Islam dalam Sorotan: Menjawab Retorika “Islam Membenci Kita”


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.