SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisah
Beranda » Berita » 7 Buah dari Surga

7 Buah dari Surga

7 Buah dari Surga
7 Buah dari Surga

SURAU.CO. Menurut ajaran Islam, ada tujuh buah yang diyakini berasal dari surga dan dapat ditemukan di dunia: kurma, tin, zaitun, delima, anggur, pisang, dan labu atau semangka. Buah-buahan ini sering disebutkan dalam Al-Qur’an dan memiliki manfaat kesehatan. Ajaran Islam meyakini ada tujuh buah dari surga yang dapat ditemukan di dunia. Mengonsumsi buah-buahan ini akan memberikan manfaat kesehatan karena menyediakan energi, serat, antioksidan, dan vitamin .

Al-Qur’an banyak menyebutkan kurma, dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam paling menganjurkan umatnya untuk mengonsumsi kurma. Zaitun dikenal karena banyak manfaat kesehatannya; Al-Qur’an juga menampilkan ayat khusus tentangnya. Allah menyebutkan buah delima yang istimewa dalam Al-Qur’an.  Anggur memiliki manfaat kesehatan seperti antioksidan, serat, vitamin C, dan K. Al-Qur’an memberkahi pisang sebagai salah satu buahnya. Selanjutnya, Al-Qur’an menyebutkan tin sebagai salah satu buahnya. Al-Qur’an menyebutkan labu dan labu memiliki manfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah.

7 buah dari surga

Pertama, Kurma: Al-Qur’an, dan khusus Surah Maryam, menyebutkan buah ini berkali-kali dan mengaitkannya dengan Nabi Muhammad SAW. Allah SWT juga berfirman bahwa Siti Maryam memakan buah ini untuk memulihkan tenaganya setelah melahirkan Nabi Isa. 

Kedua, Zaitun: Allah menumbuhkan zaitun dengan air hujan.

Ketiga, Delima: Ayat-ayat tentang biji yang serupa dan tidak serupa terdapat dalam surah Al-An’am. Beberapa hadis menyebutkan delima sebagai buah surga. Allah SWTmenyebutkan kurma, anggur, zaitun, dan delima dalam surah Al-An’am (6:99) bersama dengan jenis buah-buahan lainnya. 

Kisah Hikmah Ilmu “Asal Kata Bidadari”

Keempat, Anggur: Surah An-Nahl mencatat buah ini sebagai buah yang sudah ada sejak zaman Nabi Nuh AS.

Kelima, Pisang: Al-Qur’an menjelaskan kenikmatan surga dengan menyebutkan adanya pohon pisang yang buahnya bersusun-susun. Namun, pisang masuk ke dalam daftar 7 buah surga karena kandungan gizinya.

Keenam, Tin: Allah menjadikan nama buah tin (At-Tin) sebagai nama surat ke-95 dalam Al-Qur’an.

Ketujuh, Labu atau semangka : Kita juga menyebut buah labu atau semangka sebagai buah dari surga. Beberapa sumber menyebut labu atau semangka sebagai buah surga, berdasarkan hadis dan interpretasi Al-Qur’an. Buah ini kaya akan potasium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menstabilkan tekanan darah.

Dalam konteks Islam

Tujuan atau makna buah-buahan ini mencakup beberapa hal:

Kisah Hikmah Ilmu “Buku-Buku Karya Imam-Imam”

Pertama, Kehidupan yang diberkahi: Allah menyebutkan kenikmatan yang disediakan-Nya di dunia dan akhirat sebagai contoh.

Kedua, Kesehatan dan nutrisi: Buah-buahan ini memiliki manfaat kesehatan yang besar bagi tubuh, dan konsumsinya juga merupakan sunah Rasulullah SAW.

Ketiga, Petunjuk dan pengingat: Penyebutan buah-buahan ini berfungsi sebagai pengingat akan kebesaran Allah SWT, kekuasaan-Nya, dan petunjuk untuk menjalani hidup sehat.

Dalam konteks tradisi Yahudi

Dalam Yudaisme, Taurat (Ulangan 8:8) menyebutkan Tujuh Spesies (Shiv’at HaMinim) sebagai produk istimewa dari Tanah Israel. Tujuh spesies ini meliputi dua jenis biji-bijian (gandum dan jelai) dan lima jenis buah-buahan (anggur, ara, delima, zaitun, dan kurma). Tujuan dan makna dari “Tujuh Spesies” ini adalah:

  • Simbol berkat dan kesuburan: Tuhan menjanjikan Tanah Perjanjian kepada Bani Israel, dan tujuh spesies ini melambangkan kekayaan dan kesuburannya. 
  • Persembahan kuil: Pada masa lampau, orang-orang hanya dapat mempersembahkan buah sulung dari tujuh spesies ini di Kuil Yerusalem.
  • Perayaan dan makna rohani: Konsumsi buah-buahan ini menjadi fitur sentral dalam perayaan Yahudi tertentu, seperti Tu B’Shvat, yang berfungsi sebagai ucapan syukur kepada Tuhan dan menegaskan kembali ikatan dengan Tanah Israel.
  • Kualitas spiritual: Menurut ajaran Kabbalah, setiap spesies melambangkan kualitas spiritual atau atribut ilahi tertentu. Misalnya, kurma melambangkan kemuliaan, delima melambangkan kemegahan, dan zaitun melambangkan fondasi.

(mengutip dari berbagai sumber)

Pangeran Diponegoro: Memulai Perlawanan Terbesar dari Meja Makan Sahur

 


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.