Sosok
Beranda » Berita » Menjaga Harmoni: Etika Bertangga di Apartemen Menurut Al-Khathib Al-Baghdadi

Menjaga Harmoni: Etika Bertangga di Apartemen Menurut Al-Khathib Al-Baghdadi

Tren hunian vertikal atau apartemen kini mendominasi kota-kota besar. Kehidupan di apartemen menawarkan kepraktisan namun menghadirkan tantangan sosial yang unik. Jarak antarunit yang sangat dekat menuntut toleransi tinggi dari setiap penghuninya. Tanpa etika yang baik, gesekan antar tetangga akan sering terjadi.

Islam sebenarnya telah mengatur pola hubungan sosial dengan sangat detail. Salah satu rujukan penting adalah kitab Al-Jami’ li Akhlaq al-Rawi wa Adab al-Sami’. Kitab legendaris ini merupakan karya ulama besar, Al-Khathib Al-Baghdadi. Meskipun kitab ini membahas adab pengajar hadis, prinsipnya sangat relevan untuk kehidupan modern.

Relevansi Kitab Al-Jami’ dalam Kehidupan Modern

Al-Khathib Al-Baghdadi menekankan pentingnya karakter mulia dalam interaksi harian. Beliau menyoroti bagaimana seseorang harus bersikap di lingkungan sosialnya. Dalam konteks apartemen, prinsip-prinsip ini menjadi fondasi hidup harmonis. Penghuni apartemen harus memiliki kesadaran tinggi akan ruang publik dan ruang pribadi.

Etika bertangga di apartemen mencakup banyak hal. Mulai dari penggunaan lift, pengelolaan sampah, hingga kebisingan suara. Dinding apartemen seringkali tipis dan tidak kedap suara. Oleh karena itu, kontrol diri menjadi kunci utama kedamaian bersama.

Menjaga Lisan dan Perbuatan di Lingkungan Sempit

Dalam kitabnya, Al-Khathib Al-Baghdadi menuliskan sebuah pesan mendalam. Beliau mengutip pentingnya menjaga martabat dan ketenangan. Kutipan aslinya adalah sebagai berikut:

Menyelami Biografi Achjat Irsjad: Kiai Penggerak dari Banyuwangi

“Hendaknya seorang penuntut ilmu (dan setiap Muslim) menghiasi dirinya dengan ketenangan dan wibawa. Ia harus menjaga diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat.”

Kutipan ini mengajarkan kita untuk tidak mencampuri urusan orang lain. Di apartemen, privasi adalah barang yang sangat mewah. Kita tidak boleh menguping pembicaraan tetangga dari balik dinding. Kita juga harus menghindari gosip di area fasilitas umum.

Manajemen Kebisingan sebagai Bentuk Akhlak

Masalah utama di apartemen biasanya berkaitan dengan suara. Langkah kaki yang keras atau musik kencang sangat mengganggu. Penghuni di lantai bawah akan merasakan dampak langsung dari aktivitas kita. Al-Khathib Al-Baghdadi mengajarkan agar kita selalu bersikap lembut.

Penghuni perlu membatasi aktivitas yang menimbulkan suara setelah jam sepuluh malam. Jika kita memiliki tamu, ingatkan mereka untuk tetap tenang. Hal ini mencerminkan penghormatan kita kepada hak istirahat orang lain. Etika bertangga di apartemen menuntut kita untuk selalu berempati.

Kebersihan dan Penggunaan Fasilitas Bersama

Fasilitas seperti kolam renang, gym, dan koridor adalah milik bersama. Al-Khathib Al-Baghdadi menekankan pentingnya menjaga kebersihan lahiriah dan batiniah. Kita tidak boleh membuang sampah sembarangan di area lobi atau lift. Pastikan kantong sampah tertutup rapat agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Keutamaan Malam Nisyfu Sya’ban: Teladan Ibadah Rasulullah dan Warisan Para Ulama

Budaya antre di lift juga bagian dari adab yang penting. Jangan memaksakan diri masuk jika lift sudah penuh. Berikan prioritas kepada lansia atau ibu hamil. Sikap-sikap kecil ini akan membangun suasana lingkungan yang positif.

Pentingnya Tegur Sapa yang Santun

Meski apartemen sering terkesan individualis, tegur sapa tetap perlu dilakukan. Al-Khathib Al-Baghdadi menganjurkan kita untuk selalu bersikap ramah kepada sesama. Berikan senyuman atau salam singkat saat berpapasan di lorong. Hal ini akan mencairkan suasana kaku di hunian vertikal.

Jika terjadi masalah, selesaikan dengan cara yang baik dan beradab. Jangan langsung menegur dengan emosi atau melaporkan ke manajemen tanpa komunikasi. Mulailah dengan pendekatan personal yang santun dan penuh pengertian.

Kesimpulan

Kehidupan di apartemen bukan sekadar tentang tempat tinggal. Ini adalah tentang bagaimana kita menghargai ruang hidup orang lain. Kitab Al-Jami’ li Akhlaq al-Rawi memberikan kita kompas moral yang kuat. Al-Khathib Al-Baghdadi mengingatkan bahwa akhlak adalah cerminan kualitas diri seseorang.

Mari kita terapkan etika bertangga di apartemen dengan penuh kesadaran. Hidup harmonis akan menciptakan kedamaian bagi pikiran dan jiwa kita. Dengan menjaga adab, kita mengubah hunian beton menjadi rumah yang penuh berkah. Akhlak yang baik adalah kunci kebahagiaan dalam masyarakat modern saat ini.

Kisah Hikmah “Saudara-Saudara 3 in 1 Mencari Teman Sejati”


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.