Ibadah salat merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim. Selain aspek spiritual, salat ternyata menyimpan manfaat medis yang luar biasa yakni Gerakan Salat Mencegah Arthritis. Banyak peneliti kesehatan mulai melirik salat sebagai bentuk senam sendi alami. Gerakan yang konsisten dapat membantu kita menghindari risiko penyakit sendi atau arthritis.
Hubungan Salat dan Kesehatan Sendi
Arthritis atau radang sendi sering menyerang orang seiring bertambahnya usia. Penyakit ini menyebabkan kekakuan, nyeri, hingga pembengkakan pada area persendian. Namun, aktivitas fisik rutin dapat meminimalisir risiko tersebut. Salat yang dilakukan lima kali sehari memberikan stimulasi motorik secara berkala.
Setiap transisi gerakan dalam salat melibatkan kontraksi dan relaksasi otot. Hal ini memicu pelumasan alami pada sendi-sendi utama tubuh. Mari kita bedah bagaimana setiap gerakan salat bekerja layaknya terapi fisik.
Takbiratul Ihram Membuka Rongga Dada
Salat dimulai dengan gerakan Takbiratul Ihram. Kita mengangkat kedua tangan hingga sejajar telinga atau bahu. Gerakan ini meregangkan otot-otot bahu dengan optimal. Selain itu, posisi ini memperlancar aliran darah di area ketiak.
Bahu merupakan sendi peluru yang membutuhkan banyak pergerakan. Takbiratul Ihram melatih mobilitas sendi bahu secara lembut. Gerakan ini juga membantu meluangkan rongga dada. Pernapasan menjadi lebih plong dan pasokan oksigen meningkat drastis.
Rukuk Melatih Fleksibilitas Tulang Belakang
Gerakan rukuk mengharuskan punggung berada dalam posisi mendatar. Tangan menumpu pada lutut dengan mantap. Posisi ini meregangkan otot-otot di area tulang belakang. Punggung bawah yang sering kaku akan menjadi lebih lentur.
Rukuk juga memberikan tarikan lembut pada otot hamstring di belakang paha. “Salat adalah tiang agama,” namun secara fisik, ia adalah penjaga tiang tubuh kita. Fleksibilitas tulang belakang sangat krusial untuk mencegah pengapuran sejak dini.
Sujud Meningkatkan Aliran Darah dan Kelenturan
Sujud adalah posisi paling unik dalam fisioterapi salat. Saat sujud, posisi jantung berada di atas otak. Darah kaya oksigen mengalir maksimal menuju pusat saraf. Selain itu, sujud melibatkan banyak titik tumpu sendi.
Jari kaki yang menekuk saat sujud melatih persendian kecil di kaki. Lutut dan panggul juga mengalami kontraksi yang sehat. Gerakan sujud secara rutin dapat mencegah risiko varises. Sendi-sendi kaki menjadi lebih kuat menopang berat badan sehari-hari.
Duduk di Antara Dua Sujud untuk Kesehatan Pergelangan Kaki
Posisi duduk ifitirasy dan tawarruk memiliki manfaat anatomi yang besar. Berat badan menumpu pada pangkal paha dan pergelangan kaki. Hal ini meningkatkan tekanan yang sehat pada sendi kaki.
Duduk ini berfungsi memijat otot-otot tungkai bawah secara alami. Kelenturan pergelangan kaki akan terjaga dengan baik. Gerakan ini efektif mencegah nyeri sendi akibat kelelahan berdiri. Sirkulasi darah pada bagian bawah tubuh pun menjadi lebih lancar.
Salam Menjaga Mobilitas Leher
Salat diakhiri dengan gerakan menoleh ke kanan dan ke kiri. Gerakan salam melatih otot-otot leher agar tetap fleksibel. Leher seringkali mengalami ketegangan akibat posisi bekerja yang salah. Dengan melakukan salam, kita melakukan peregangan leher sebanyak minimal sepuluh kali sehari. Ini adalah cara sederhana mencegah cervical arthritis atau radang sendi leher.
Pentingnya Tumakninah dalam Salat
Manfaat medis ini hanya bisa kita raih dengan tumakninah. Kita tidak boleh melakukan gerakan salat dengan terburu-buru. Ketenangan dalam setiap transisi gerakan memastikan otot merespons dengan benar. Gerakan yang tenang memberikan waktu bagi sendi untuk melumasi dirinya sendiri.
Para ahli medis menyatakan bahwa aktivitas fisik yang konstan adalah kunci awet muda. Salat memenuhi kriteria tersebut sebagai latihan berdampak rendah (low impact exercise). Kita menjaga kesehatan tanpa perlu alat-alat olahraga yang mahal.
Kesimpulan: Ibadah Sehat Masa Depan Kuat
Menjadikan gerakan salat sebagai senam sendi adalah langkah cerdas. Kita mendapatkan pahala sekaligus kesehatan jasmani yang prima. Mulailah memperbaiki kualitas gerakan salat Anda dari sekarang. Cegah arthritis sejak dini dengan konsistensi ibadah yang benar. Tubuh yang sehat akan memudahkan kita menjalankan aktivitas lainnya sepanjang hayat.
Eksplorasi konten lain dari Surau.co
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
