SURAU.CO. “Kitab sirah nabawiyah” merujuk pada buku-buku yang berisi sejarah lengkap kehidupan Nabi Muhammad SAW. Mulai dari masa sebelum kelahiran, kelahiran, masa kecil, dakwah, hingga wafatnya. Beberapa kitab sirah yang terkenal antara lain Ar-Rahiq Al-Makhtum karya Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dan Sirah Ibnu Hisyam. Ibnu Hisyam menyusun kitab generasi awal tersebut, menggunakan karya Ibnu Ishaq sebagai sumber utama. Kitab-kitab ini menjadi sumber utama untuk mempelajari sunnah dan meneladani akhlak Rasulullah.
Contoh kitab sirah nabawiyah
- Ar-Rahiq Al-Makhtum: Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri menulis buku ini, yang berhasil memenangkan penghargaan dari Rabithah al-Alam al-Islami dan dianggap sebagai salah satu buku yang paling detail dan komprehensif.
- Sirah Ibnu Hisyam: Ibnu Hisyam menyempurnakan versi asli karya Ibnu Ishaq menjadi kitab ini, yang kemudian menjadi salah satu rujukan penting dalam penulisan sirah modern.
- Nurul Yaqin: Kitab ini menceritakan kehidupan Nabi Muhammad SAW secara runut dan detail.
- Fikih Sirah: Syekh Muhammad Said Ramadun Al-Buti menulis buku ini, dan buku ini direkomendasikan karena penyajiannya yang menarik.
Pentingnya mempelajari sirah nabawiyah
- Sumber hukum dan etika: Sirah Nabawiyah adalah sumber penting untuk memahami sunnah, etika, dan moralitas Rasulullah SAW.
- Teladan hidup: Mempelajari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW memberikan teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari ibadah hingga cara berinteraksi dengan manusia dan alam.
- Sejarah terpercaya: Para ulama menyusun kitab-kitab sirah berdasarkan metode penulisan hadis yang sangat hati-hati, sehingga kitab-kitab tersebut memiliki catatan sejarah yang sangat valid dan akurat.
Filosofi
Filosofi Kitab Sirah Nabawiyah adalah untuk memahami Islam secara mendalam melalui teladan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Yang mencakup perwujudan nilai-nilai moral, kepemimpinan, dan ajaran Al-Qur’an dalam praktik sehari-hari. Kitab ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan pedoman hidup yang mengajarkan keteladanan dalam berbagai aspek. Mulai dari kepribadian dan perjuangan hingga dasar-dasar hukum Islam.
Tujuan dan filosofi utama
- Memahami hakikat Islam: Sirah Nabawiyah menjelaskan bagaimana Nabi Muhammad SAW mempraktikkan ajaran Islam secara utuh, memberikan pemahaman konkret tentang ajaran ilahi.
- Menjadi teladan ideal: Umat Muslim menjadikan kehidupan Nabi Muhammad sebagai contoh ideal dalam segala aspek, mulai dari perilaku, kepemimpinan, hingga perjuangan dalam menghadapi tantangan.
- Menguatkan identitas Muslim: Mempelajari sejarah Nabi Muhammad memperkuat identitas dan kebanggaan umat Islam terhadap warisan agamanya.
- Menjelaskan konteks Al-Qur’an: Sirah membantu kita memahami konteks historis dan alasan di balik turunnya ayat-ayat Al-Qur’an, sehingga maknanya lebih mudah dipahami.
- Memberikan dasar hukum: Beberapa peristiwa dalam Sirah menjadi dasar bagi pembentukan hukum dan prinsip-prinsip Islam yang berlaku hingga kini.
Manfaat dan aplikasi
- Mempelajari akhlak mulia: Kitab ini menjadi sumber utama untuk meneladani akhlak Nabi seperti kejujuran, kesabaran, keadilan, dan kasih sayang, yang membantu menciptakan kehidupan harmonis dan beradab.
- Menghadapi tantangan hidup: Kisah perjuangan dan keteguhan Nabi memberikan inspirasi untuk menghadapi cobaan dan kesulitan dalam kehidupan pribadi maupun masyarakat.
- Membina masyarakat: Nabi mencontohkan cara dakwah dan pembinaan konkret yang dapat diambil (atau ditiru) oleh para pembina masyarakat dan pendakwah.
- Mendekatkan diri pada Rasulullah: Mempelajari Sirah Nabawiyah adalah cara untuk mendekatkan diri secara spiritual kepada Nabi Muhammad SAW.
Berbagai kitab dan buku Sirah Nabawiyah tersedia, menceritakan kisah hidup Nabi Muhammad SAW dari awal hingga akhir, termasuk latar belakang bangsa Arab saat itu. Para ahli sering menjadikan beberapa karya ini sebagai bahan rujukan penting.
Kitab Sirah Nabawiyah klasik
- Sirah Ibnu Hisyam: Karya asli Ibnu Ishaq yang berjudul Al-Maghazi diadaptasi menjadi salah satu referensi paling tua dan utama yang dikenal. Karya ini menjadi sumber rujukan utama bagi banyak ulama dan sejarawan Islam di masa berikutnya.
- Sirah Nabawiyah Sejarah Lengkap Kehidupan Rasulullah (Ibnu Ishaq): Akbar Media menerbitkan karya yang merupakan versi lengkap dari Ibnu Ishaq pada tahun 2013. Karya tersebut memiliki 768 halaman.
Buku Sirah Nabawiyah modern
- Ar-Rahiq al-Makhtum (Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri): Buku ini adalah salah satu yang paling populer dan direkomendasikan secara luas, bahkan disebut-sebut sebagai buku terlaris.
- Keunggulan: Merangkum semua peristiwa penting dalam sejarah Nabi Muhammad SAW secara ringkas, dari sebelum kelahiran hingga wafat, dalam alur yang kronologis dan teratur.
- Penerbit: Berbagai penerbit, termasuk Ummul Qura dan Darul Haq di Indonesia, menerbitkan (buku/karya/majalah) itu.
- Ketersediaan: Pembaca dapat membeli buku tersebut di berbagai toko buku daring seperti Tokopedia dan Shopee.
- Sirah Nabawiyah (Dr. Firanda Andirja): Buku ini tersedia dalam satu set yang terdiri dari 6 jilid penuh warna. Karya ini cocok untuk Anda yang ingin mendalami sejarah Nabi SAW dengan tampilan visual yang menarik.
- Sirah Nabawiyah Durusun wa Ibar atau Muhammad Sang Penggerak (Dr. Musthafa As-Siba’i): Buku ini sangat direkomendasikan untuk pemula yang mencari ringkasan kisah hidup Nabi SAW.
Sirah Nabawiyah untuk pemula dan anak-anak
- Sirah Nabawiyyah for Kids Ensiklopedi Mini: Penerbit merancang edisi buku ini secara khusus untuk anak-anak, dengan bonus CD interaktif untuk membantu mereka belajar tentang kisah Nabi Muhammad SAW.
- Sirah Nabawiyah Activity Book SNAB RMA Maskana Paket Buku Anak Muslim: Produk ini juga menghadirkan buku aktivitas yang kami rancang khusus untuk anak-anak.
(mengutip dari berbagai sumber)
Eksplorasi konten lain dari Surau.co
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
