Opinion
Beranda ยป Berita ยป Barat Mencuri Ilmu dari Islam, Tetapi Belum Juga Menutupi Aurat

Barat Mencuri Ilmu dari Islam, Tetapi Belum Juga Menutupi Aurat

Barat Mencuri Ilmu dari Islam, Tetapi Belum Juga Menutupi Aurat
Barat Mencuri Ilmu dari Islam, Tetapi Belum Juga Menutupi Aurat

 

SURAU.CO – ๐—ฆ๐—ถ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ท๐—ฎ๐—ฟ? Barat hari ini berbangga diri dengan sains dan teknologi, seolah merekalah pembawa obor peradaban modern.
Namun, akar dari cahaya itu justru tumbuh dari taman ilmu Islam dari tangan-tangan para ilmuwan Muslim yang berilmu, beriman, dan beradab.

Dari Al-Khawarizmi, lahirlah logika matematika dan sistem algoritma. Dan dari Ibnu Sina, berkembang kedokteran modern dan etika medis.

Dari Ibnu Haytham, lahir ilmu optika dan metode eksperimental. Dan dari ulama Islam, lahir metode ilmiah sejati yang memadukan akal dengan wahyu, eksperimen dengan iman.

Namun ketika peradaban Islam melemah dan ilmu berpindah ke Barat, mereka mengambil warisan itu tanpa mengambil ruhnya.

Kepastian Hukum dan Jalan Demokrasi Desa Balusu

Ilmu yang seharusnya menuntun kepada Allah berubah menjadi alat kesombongan manusia. Kemajuan mereka menjadi hampa dari makna, karena hilang arah dan kehilangan adab.

Mereka menciptakan mesin terbang, tetapi tak mampu menundukkan pandangan

Mereka menaklukkan ruang angkasa, tapi tak mampu menaklukkan hawa nafsu.
>Mereka berteriak tentang hak asasi, namun menindas negeri-negeri Muslim dengan kolonialisme baru.

Kini mereka datang membawa slogan โ€œIslam moderatโ€ seolah Islam harus tunduk kepada standar moral mereka. Padahal yang perlu dimoderasi bukan Islam, melainkan nafsu, kesombongan, dan kebobrokan moral Barat itu sendiri.

Islam tidak perlu dibaratkan.
Justru Baratlah yang harus diislamkan.
Karena hanya Islam yang mampu menyeimbangkan akal dan wahyu, ilmu dan adab, dunia dan akhirat.

๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐˜๐˜‚๐—ฝ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—จ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—˜๐—น๐—ถ๐˜ ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ด๐˜€๐—ฎ

Wahai para ulama, cendekia, dan pemimpin bangsa, yang sibuk mengutip Barat dan mengampanyekan โ€œIslam moderatโ€, ingatlah Islam tidak lahir dari kompromi, tetapi dari kebenaran.

SPBU, Energi Rakyat, dan Krisis Amanah Publik

Berhentilah menjadikan Barat sebagai kiblat berpikir.
Jangan jadikan Islam sekadar label religius dalam sistem sekuler. Kembalilah menjadi penuntun peradaban, bukan pengikut kebingungan.

Umat ini tidak butuh ulama yang membenarkan kesesatan, tetapi ulama yang berani menyampaikan kebenaran, walau seluruh dunia menentang.

Bangkitlah dari tidur panjang peradaban.
Satukan kembali ilmu dan iman, adab dan ketegasan.
Karena peradaban Islam tidak menunggu izin Barat untuk bersinar, tetapi hanya menunggu umat yang berani memimpin dengan cahaya Allah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman:

> โ€œAllah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.โ€ (QS. Al-Mujฤdilah: 11)

Taman Laut dan Amanah yang Terlupakan: Refleksi Ekologis dari Pesisir Bengkalis

๐™‚๐™š๐™ง๐™–๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™๐™–๐™ ๐™ฎ๐™–๐™ฉ ๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™จ๐™–๐™ฉ๐™ช ๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™–๐™ฃ๐™ฉ๐™–๐™จ ๐™ƒ๐˜ผ๐™ˆ๐˜ผ ๐™‹๐™Š๐™‡๐™„๐™๐™„๐™† ๐˜ฟ๐™š๐™ข๐™ค๐™ ๐™ง๐™–๐™จ๐™ž ๐™Ž๐™š๐™ ๐™ช๐™ก๐™š๐™ง ๐™ฌ๐™–๐™ง๐™ž๐™จ๐™–๐™ฃ ๐™‹๐™š๐™™๐™–๐™ก๐™–๐™ข๐™–๐™ฃ ๐™‹๐˜ผ๐™‚๐˜ผ๐™‰ ๐™”๐™ช๐™ฃ๐™–๐™ฃ๐™ž ๐™†๐™๐™‰๐™Š. Islam โ€” Sumber Ilmu Pengetahuan dan Cahaya Akhir Zaman

 

 


๐—ž๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€๐—บ๐—ฒ ๐—Ÿ๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—ฟ ๐—•๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ธ๐˜†๐—ฎ๐˜

๐—ฆ๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—บ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—›๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—บ ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ฆ๐˜‚๐—ฏ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ต๐˜‚ ๐—ช๐—ฎ ๐—ง๐—ฎ’๐—ฎ๐—น๐—ฎ. Kapitalisme tidak tumbuh dari rakyat kecil. ๐—œ๐—ฎ ๐—น๐—ฎ๐—ต๐—ถ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐˜€๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—บ ๐—ธ๐˜‚๐—ณ๐˜‚๐—ฟ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—ต๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—บ ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต dan menggantinya dengan hukum buatan manusia. Sistem ini ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐—ต๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ป, ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—ฟ๐—บ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฟ๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ถ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ป๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ถ-๐—ป๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ถ๐—บ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐—ต๐—ถ๐—ฑ๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ๐—ป.

๐—”๐—ธ๐—ถ๐—ฏ๐—ฎ๐˜๐—ป๐˜†๐—ฎ: Rakyat sengsara, harga melambung, korupsi merajalela, sementara segelintir elit menikmati hasilnya. Lalu rakyat disalahkan karena โ€œkurang kerja kerasโ€, padahal sistemlah yang memperbudak mereka.

๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป: Wahai umat Islam, Sampai kapan engkau menyalahkan rakyat, sementara akar kezaliman ada di ๐˜€๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—บ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฏ๐—บ๐˜‚? ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ต ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ธ๐—ฎ๐˜‚ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฝ ๐—ธ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฎ๐—ป bahwa setiap kebijakan tanpa syariat adalah langkah menuju kehancuran? Apakah masih kurang bukti ketika fakta nya hari sudah engkau lihat sendiri? ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ต, jika engkau lari dari masalah, maka masalah itu akan terus menciptakan masalah baru yang membuat kehidupanmu akan semakin sempit dan terjepit di segala penjuru. Engkau boleh memperbaiki ekonomi, tapi bila engkau tetap menolak syariat Allah, maka setiap perbaikan hanyalah tambalan di tubuh sistem yang kufur yang engkau biarkan dan pelihara.

Islam Sistem yang Adil

Janganlah engkau membela sistem yang menentang Penciptamu, karena pada hari perhitungan nanti, Allah akan menanyakan: di pihak siapa engkau berdiri, di pihak hukum Allah atau hukum manusia? Solusinya: ๐—œ๐˜€๐—น๐—ฎ๐—บ ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ datang untuk ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ถ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€๐—บ๐—ฒ. ๐—œ๐˜€๐—น๐—ฎ๐—บ ๐—ฑ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป๐—ด untuk ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ถ๐˜€๐˜๐—ฒ๐—บ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐—น, ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐˜„๐—ฎ๐—ต๐˜†๐˜‚, menegakkan syariat secara kaffah di bawah ๐—ž๐—ต๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ณ๐—ฎ๐—ต โ€˜๐—ฎ๐—น๐—ฎ ๐—บ๐—ถ๐—ป๐—ต๐—ฎ๐—ท ๐—ฎ๐—ป-๐—ป๐˜‚๐—ฏ๐˜‚๐˜„๐˜„๐—ฎ๐—ต.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman: > โ€œBarangsiapa tidak berhukum dengan apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang kafir.โ€ > (QS. Al-Mฤidah: 44) ๐—ง๐—ผ๐—น๐—ฎ๐—ธ ๐—ž๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—น๐—ถ๐˜€๐—บ๐—ฒ. ๐—–๐—ฎ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—”๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ž๐˜‚๐—ณ๐˜‚๐—ฟ๐—ป๐˜†๐—ฎ. ๐—ง๐—ฒ๐—ด๐—ฎ๐—ธ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—บ ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต. ๐—›๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ถ๐˜๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ต ๐˜‚๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐—ธ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐—ถ ๐—บ๐˜‚๐—น๐—ถ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐˜‚๐—บ๐—ถ ๐—ธ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—น๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ต๐—ถ.

Sebarkan pesan ini sebagai dakwah dan peringatan! Gerakan Rakyat Bersatu membongkar kebohongan sekulerisme dan demokrasi, serta memberantas HAM politik demokrasi sekuler warisan pedalaman pagan Yunani kuno, untuk mengembalikan Islam sebagai sumber ilmu pengetahuan dan cahaya akhir zaman. (Rahmat Daily)


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.