SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khazanah
Beranda » Berita » KHAWATIRKAN IBADAHMU DAN JANGAN KHAWATIRKAN DUNIAMU

KHAWATIRKAN IBADAHMU DAN JANGAN KHAWATIRKAN DUNIAMU

KHAWATIRKAN IBADAHMU DAN JANGAN KHAWATIRKAN DUNIAMU
KHAWATIRKAN IBADAHMU DAN JANGAN KHAWATIRKAN DUNIAMU

 

SURAU.CO – Mari Berdoa Sebelum Kita Memulai Aktivitas. بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم. اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, aku memohon pada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang thoyyib dan amalan yang diterima.”

KITA sering mendengar para ustadz mengingatkan dari atas mimbar, bahwa mati, jodoh, dan rezeki telah ditentukan. Kita juga sering meyakinkan diri sendiri, jika sudah jodoh tak akan ke mana, jika sudah rezeki tak akan tertukar dan jika sudah ajal tak akan tertunda.

Insyaallah Pertolongan Akan Datang

Hari ini, peluang kerja bertambah sulit. Seorang sarjana lulusan S1, perlu waktu paling cepat 1 tahun untuk mendapatkan pekerjaan. Ekonomi terasa sedang susah. Kerisauan tentang susahnya pekerjaan, menjadi kerisauan masal.

Kesimpulan Final Isu Tarawih (11 Vs 20 Rakaat)

Namun yakinlah! Jangan risau ada Allah! Selama usaha maksimal telah dilakukan, ikhtiar besar telah dilaksanakan, Insya Allah pertolongan akan datang.

“Tidak ada satupun yg bergerak di muka bumi ini kecuali Allah yg menanggung rezekinya” (QS. Hud ayat 6).

“Sesungguhnya rezeki akan mencari seorang hamba sebagaimana ajal yg akan mencarinya.” (HR. Ibn Hibban)

Kita seharusnya lebih khawatir terhadap hal-hal yang tidak Allah jamin dan pastikan. Apa itu? Ibadah kita. Shalat kita. Amal kita. Termasuk dakwah dan pembelaan kita terhadap Islam (baca : nilai2 kebaikan).

“Demi Dzat yg jiwaku berada di tanganNya, kalian harus melakukan amar makruf dan nahi munkar, atau
Allah akan menurunkan hukuman dari-Nya kemudian jika kalian berdoa kepada-Nya, maka Dia tidak mengabulkan doa kalian.” (HR. Tirmidzi).

Khawatirmu Pada Dunia Akan Menguap Sirna

Allah tidak pernah memberikan jaminan bahwa ibadah kita akan diterima dan dinilai sempurna. Allah tidak pernah memberikan kepastian bahwa seluruh amal yang kita lakukan berstatus sempurna dan akan mengantarkan kita ke surga.

Tentu saja kita selalu berbaik sangka atas semua yg kita lakukan dalam rangka beribadah kepada Allah. Tapi kita juga wajib memastikan melakukan semua ibadah tersebut dengan ikhlas, yaitu dengan kuantitas yang banyak dan kualitas yang baik (khusyu’).

Malik bin Dinar suatu hari berkata, “Semakin besar kekhawatiranmu pada dunia, semakin besar pula akhirat terlupakan dari dirimu.” Sebaliknya, seberapa besar khawatirmu karena akhirat, maka sebesar itu pula khawatirmu pada dunia akan menguap sirna.”

Berusaha Mencari Rezeki yang baik dan Halal

Rasulullah saw pernah mengingatkan kita agar tak perlu khawatir dgn rezeki asalkan tetap berusaha mencari rezeki yangg baik & halal.

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kalian tidak akan mati sampai sempurna jatah rezekinya, karena itu, jangan kalian merasa rezeki kalian terhambat dan bertakwalah kepada Allah, wahai sekalian manusia. Carilah rezeki dengan baik, ambil yangg halal & tinggalkan yang haram” (HR. Baihaqi dalam Sunan al-Kubro nomor 9640, dishahihkan Hakim dalam Al-Mustadrak nomor 2070 dan disepakati Adz-Dzahabi).

Masjid Istiqlal: Monumen Syukur Kemerdekaan yang Bersemi di Bulan Ramadhan

Semoga banyak yang menerima pesan kebaikan ini dan bagikan pesan ini, semoga menjadi amal sholehmu, amal jariyahmu.

MUNAJATQU

بسم الله الرحمن الرحيم. Astaghfirullah hal adzim aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih 3x. Allohuma Sholli’ala Sayyidina Muhammad wa’ala Ali Sayidina Muhammad.

Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim. Jika Engkau panjangkan usiaku, jadikanlah aku tetap stabil di jalan-Mu sehingga aku selalu istiqomah dalam mengikuti-Mu. Teguh menjalani perintah-MU,..Tunduk pada ketentuan-MU, Jadikan diri ini orang yg selalu menjauhi larangan-MU, Agar tidak sia-sia umurku berlalu.

Ya Allah, Ya Malik Ya Quddus. Ya Allah, jadikan kami sebuah keluarga yang mencintai-Mu dan mencintai Rasul-Mu melebihi cinta kami pada apapun. Anugerahilah cinta tulus agar hati kami saling menentramkan,..Teduhkan pandangan kami ini dengan selalu membaca ayat-ayat-MU.. Siramkan kesabaran di dada ini dalam melaksanakan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah.
dan masukanlah kami ke dalam golongan hamba2 yang beriman

Ya Allah, Ya Lathif  Ya KhabirJika Kau titipkan kepadaku ujian yg berat untuk dipikul, Maka karuniakan kesabaran pada diri ini untuk menghadapinya, Jagalah qalbu ini dari prasangka buruk kepada-MU, Berikan cahaya ketabahan mengarunginya.

Yaa Allah, Ya Bari Ya Jabbar
Jika ENGKAU berikan aku waktu lebih lama,
Jadikan diri ini tamak akan kebaikan, Yang tak terlena oleh penyakit ‘WAH’nya dunia  yang menjerumuskan, Bimbing diri ini menjadi insan yg tangguh dalam meneladani orang-orang shalih dahulu.

Ya Allah. Di saat roh terpisah dari jasadku , Kau tutupkanlah aibku, Permudahlah hisab kuburku. Dan tempatkanlah aku di sisi Mu yang paling baik ﺁﻣِﻴْﻦُ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦ. Barakallahu fiikum. Ustadz Satria Hadi Lubis. (Jumadi Ibrahim)

 


Eksplorasi konten lain dari Surau.co

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.