Banjir Datang Tak Diundang, Gadget Jadi Korban?
Surau.co – Beberapa hari terakhir, hujan deras mengguyur kawasan Tangerang dan Bandung tanpa ampun. Akibatnya, sejumlah titik di dua kota ini mengalami banjir yang bahkan masuk hingga ke kompleks perumahan. Sayangnya, bukan cuma karpet dan sofa yang jadi korban gadget dan barang elektronik kesayangan pun ikut terendam air.
Mulai dari HP, laptop, TV, hingga konsol game semua bisa rusak seketika kalau terkena air, apalagi jika kamu langsung menyalakannya. Tapi tenang, jangan langsung panik atau buang perangkatmu. Ada cara simpel dan murah untuk menyelamatkannya: cukup pakai beras!
Ya, kamu nggak salah dengar. Bahan dapur yang satu ini bisa jadi penyelamat dalam situasi darurat.
Kenapa Beras Bisa Jadi Penolong?
Beras punya sifat higroskopis alias penyerap kelembapan. Artinya, benda ini mampu menarik air dari lingkungan sekitarnya termasuk dari celah-celah perangkat elektronikmu yang basah. Meski bukan solusi profesional, cara ini terbukti cukup efektif sebagai pertolongan pertama sebelum kamu membawa perangkat ke teknisi.
Tapi tentu saja, ada langkah-langkah penting yang harus kamu ikuti agar hasilnya maksimal dan perangkat nggak tambah rusak.
1. Jangan Sekali-Kali Menyalakan!
Kesalahan paling fatal yang sering terjadi adalah langsung menyalakan perangkat yang terkena air. Padahal, ini bisa menyebabkan korsleting dan merusak komponen internal secara permanen.
Begitu sadar perangkatmu terkena air entah karena banjir atau tercebur segera matikan perangkat, cabut kabel listrik (jika ada), dan lepas baterai bila memungkinkan. Semakin cepat kamu bertindak, semakin besar peluang perangkat untuk selamat.
2. Buka Casing dan Keringkan Bagian Luar
Langkah berikutnya adalah membongkar bagian luar perangkat. Tujuannya? Agar air yang mungkin masuk ke dalam bisa keluar, dan kamu bisa mengeringkan bagian dalamnya dengan lebih cepat.
Gunakan kain microfiber kering atau tisu yang tidak meninggalkan serat untuk mengelap bagian luar dan dalam. Jangan lupa lepas juga kartu SIM, memori, dan aksesori lain yang terpasang. Ingat, makin terbuka struktur perangkat, makin besar peluangnya kering total.
3. Masukkan ke Dalam Beras Kering
Sekarang saatnya beras beraksi! Siapkan wadah tertutup berisi beras kering (jangan nasi ya!), lalu masukkan perangkat elektronik ke dalamnya. Pastikan perangkat benar-benar terendam beras dari semua sisi.
Diamkan minimal 24 jam, dan kalau masih ada tanda-tanda kelembapan (seperti layar berkabut atau suara speaker aneh), ulangi proses ini satu hari lagi. Baru setelah kamu yakin benar-benar kering, coba nyalakan kembali.
4. Silica Gel Lebih Efektif? Bisa Dicoba!
Kalau kamu punya silica gel biasanya ada dalam kotak sepatu atau tas kulit kamu bisa pakai itu sebagai alternatif beras. Letakkan perangkat dalam wadah tertutup bersama banyak silica gel. Zat ini bahkan lebih cepat menyerap kelembapan dibandingkan beras.
Silica gel sangat cocok untuk perangkat kecil seperti earphone, smartwatch, atau HP. Tapi pastikan wadah benar-benar tertutup rapat agar proses penyerapan maksimal.
5. Jangan Keringkan Pakai Hair Dryer atau Jemur Langsung!
Ini sering jadi godaan. Melihat perangkat basah, kamu mungkin berpikir untuk menjemurnya di bawah terik matahari atau mengarahkan hair dryer ke perangkat.
Hati-hati! Cara ini justru bisa memperparah kerusakan. Suhu tinggi bisa merusak lem perekat, melengkungkan casing, atau malah menyebabkan retakan mikro pada komponen dalam. Jadi, lebih baik keringkan secara pasif dengan beras atau silica gel.
Lebih Baik Mencegah Daripada Memperbaiki
Meski tips di atas bisa menyelamatkan perangkat dari kematian total, sebaiknya kamu mulai bersiap menghadapi musim hujan. Simpan perangkat elektronik di tempat tinggi, gunakan tas anti air, dan hindari meletakkan perangkat di lantai.
Kalau memungkinkan, pertimbangkan beli kotak penyimpanan anti-air atau pasang pelindung listrik (stop kontak dengan sekering otomatis) di rumahmu.
Ingat, air dan listrik bukan kombinasi yang bersahabat jadi tetap waspada dan bijak dalam menjaga barang elektronikmu!
Eksplorasi konten lain dari Surau.co
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
